Artis dan Istri Pejabat Jadi Pelanggan Klinik Kecantikan Abal-abal di Sunter

Polisi menggerebek Queen Beauty Clinic di Sunter
Polisi menggerebek Queen Beauty Clinic di Sunter. (Detikcom)

Bareskrim Polri menggerebek sebuah klinik kecantik abal-abal, “Queen Beauty Clinic” di Agung Niaga VII Blok G-6 No 25, Sunter Agung, Podomoro, Jakarta Utara yang telah beroperasi selama 16 tahun. Tak disangka ternyata klinik itu mematok harga dari belasan hingga puluhan juta dengan pasien kalangan menengah atas hingga para artis dan istri pejabat.

“Harga untuk perawatan banyak sekali ini, salah satu saja untuk hidung Rp 9,5 juta, kemudian dagu belah Rp 9,5 juta, untuk kantong mata Rp 11 juta, memperkecil perut atau sedot lemak punggung dan sebagainya berkisar Rp 40 juta sampai Rp 50 hingga Rp 70 juta, dan paling mahal sedot lemak,” ujar Kabareskim Komjen Ari Dono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (15/9/2016).

Ari mengatakan besarnya tarif pelayanan kecantikan yang diberikan. Tentu hal itu tidak bisa dilakukan oleh masyarakat ekonomi kelas menengah ke bawah.

“Ini kalangan menengah ke atas. Kalau melihat di daftar tamu ada nama artis dari inisial M,” kata Ari.

Secara perpajakan, barang-barang yang digunakan praktik itu masuk dengan cara ilegal. Meski begitu kerugian negara masih dalam penelitian. Sedangkan dalam sisi konsumen, pasien itu tidak tahu dampak atau risiko yang ditimbulkan.

“Sampai sekarang belum ada yang mengadukan, tapi ada tempat lain yang dirugikan, seperti di laser menghilangkan jerawat sampai habis dan hasilnya seperti digaruk,” paparnya

Sementara Kasubdit 1 Dirtipiter, AKBP Adi Saputra menambahkan dalam perbulan klinik itu dapat nangani 200 pasien. Sehingga tidak menutup kemungkinan omzet yang disapat bisa sampai puluhan miliar.

“Setiap bulannya rata-rata 200 orang yang datang, tentu jumlah korban bisa sampai ribuan pasiennya, dari berbagai kalangan menengah ke atas, dari berbagai profesi. (Omzet) Enggak sampai triliunan, hanya miliaraan,” kata AKBP Adi.

Sejauh ini,kata Purwadi, baru satu orang yang ditetapkan tersangka yaitu inisial MGT si pemilik klinik. Namun begitu, polisi masih menelusuri asal-muasal obat yang digunakan klinik itu.

“Masalah obat ini kita juga selidiki asal-usulnya, karena dia (MGT) bilang obat ini dia didrop, kita pengin cari siapa yang mendistribusikan dan mengedarkan ini. Termasuk pabriknya, kita cari,” urainya.

Gelar profesor yang dimiliki pemilik klinik lanjut Adi hanyalah trik untuk cari pasien. Hasil penyelidikan MGT hanya miliki keahlian sebagai ahli sulam alis.

“Ketika kami dalami gelar profesor dokter dia klaim sebagi ahli sulam alis, tapi kan penemu ahlinya bukan dia, hanya prasyarat,” pungkasnya.

Kivlan Zein Bantah Mau Makar, Tapi Setuju Mandat Jokowi-JK Dicabut Lewat UUD 1945 Lama
Kivlan Zein Bantah Mau Makar, Tapi Setuju Mandat Jokowi-JK Dicabut Lewat UUD 1945 Lama
Beritaterbaru.org –  Mayjen (Purn) Kivlan Zein membantah
Ramalan Mengejutkan Fahri Hamzah Tentang Jokowi…..!
Ramalan Mengejutkan Fahri Hamzah Tentang Jokowi…..!
Beritaterbaru.org – Kongres Nasional I Keluarga Alumni
Sri Mulyani: Utang AS dan Jepang Berkali-kali Lipat dari RI, Tapi Nggak Bangkrut !
Sri Mulyani: Utang AS dan Jepang Berkali-kali Lipat dari RI, Tapi Nggak Bangkrut !
Beritaterbaru.org – Mendengar tentang utang kadang menakutkan.
Ahmad Dhani Cs Diciduk Polisi, Fahri Hamzah Protes…!
Ahmad Dhani Cs Diciduk Polisi, Fahri Hamzah Protes…!
Beritaterbaru.org – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah

Top