Beraksi 7 Tahun, Akhirnya Big Boss Jaringan Penyelundupan Manusia Ditangkap…!!

Abraham Louhenapessy


Beritaterbaru.org –  Polri membekuk pelaku penyelundupan dan perdagangan manusia, Abraham Louhenapessy atau dikenal sebagai Kapten Bram.

Bram ditangkap di Perumahan Taman Semanan Indah, Kalideres, Jakarta Barat oleh tim gabungan Bareskrim, Intelkam, dan Polda Nusa Tenggara Timur pada Jumat (23/9/2016) pukul 02.00 WIB.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen (Pol) Boy Rafli Amar mengatakan Bram merupakan tersangka yang membantu penyelundupan manusia dari dan menuju Indonesia menggunakan kapal.

Dia telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) dengan dugaan melanggar Pasal 120 ayat 1 Undang-undang Nomor 06 Tahun 2011 tentang Keimigrasian Juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP pada 2015.

“Tersangka membantu penyelundupan manusia yang masuk dan keluar Indonesia dengan siapkan kapal karena yang bersangkutan juga nakhoda kapal,” ujar Boy ketika dikonfirmasi, Sabtu (24/9/2016).

Menurut Boy, Bram juga diduga sebagai bos penyelundupan manusia ke Australia dan Selandia Baru oleh Polisi Federal Australia (AFP) yang teroginisir sejak tahun 1999.

“Oleh AFP yang bersangkutan diduga bos people smuggling ke Australia dan New Zealand,” kata Boy.

Menteri Imigrasi Peter Dutton mengatakan mengatakan Kapten Bram memiliki sejarah panjang orang-orang kriminal penyelundupan ditargetkan pada Australia, akan kembali ke 1999.

“Kita tahu bahwa Kapten Bram adalah pemain kunci dalam penyelundupan manusia jaringan di seluruh Indonesia dan kami mengucapkan selamat kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia pada tekad mereka untuk menghentikan kejahatan ini dari mempertaruhkan kehidupan setiap orang lebih rentan,” katanya dalam sebuah pernyataan.


Mr Dutton mengatakan kerjasama Australia dengan Indonesia sangat penting untuk mematikan penyelundupan manusia dan perdagangan penangkapannya menunjukkan keberhasilan pencegahan lepas pantai.

Adapun barang yang diamankan polisi dalam penangkapan tersebut, yakni paspor dengan nomor B 3880688 atas nama Abraham Louhena Pessy, tiket pesawat Kenya Airlines tujuan Jakarta – Thailand – Kenya – Bamako, Mali – Abuja, Nigeria – Prancis – Abu Dhabi – Jakarta.

Lalu, empat buah telpon seluler, satu kartu identitas, satu kartu ATM, buku pelaut, dan surat izin mengemudi.Sumber: sbs.com.au

URL : http://www.Beritaterbaru.org/2016/09/beraksi-7-tahun-akhirnya-big-boss.html

Ahmad Dhani Cs Diciduk Polisi, Fahri Hamzah Protes…!
Ahmad Dhani Cs Diciduk Polisi, Fahri Hamzah Protes…!
Beritaterbaru.org – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah
Nyatakan Siap Bela Ratna Sarumpaet Cs, Alasan Yusril Ternyata Begini….!!
Nyatakan Siap Bela Ratna Sarumpaet Cs, Alasan Yusril Ternyata Begini….!!
Beritaterbaru.org – Pakar hukum tata negara Yusril
Dengan Berat Hati, Tim Advokasi GNPF-MUI Terima Ahok Tidak Ditahan
Dengan Berat Hati, Tim Advokasi GNPF-MUI Terima Ahok Tidak Ditahan
Beritaterbaru.org –  Sebanyak 25 orang anggota dari
Pakar Hukum: Jangan Paksakan Keinginan untuk Menahan Ahok
Pakar Hukum: Jangan Paksakan Keinginan untuk Menahan Ahok
Beritaterbaru.org – Meskipun Gubernur nonaktif DKI Jakarta

Top