Modus Penculik Mahasiswi FK Unsoed: Paksa Korban Mengaku Tabrak Orang

Wahyu Pudiyanto, salah satu pelaku penculikan
Wahyu Pudiyanto, salah satu pelaku penculikan. (Radar Banyumas)

Beritaterbaru.org. Seorang dari lima pelaku penculikan Sofia Nur Atalia (20) ternyata residivis. Para pelaku juga sempat berlaku kasar ke korban yang juga mahasiswi kedokteran Unsoed.

Menurut Kapolres Banyumas, AKBP Gidion Arief Setyawan, dari keterangan korban, sempat mendapat perlakuan kasar dari para pelaku. Dan dari hasil penyelidikan, salah satu pelaku yang menjadi otak penculikan merupakan residivis yang terlibat dalam kasus pencurian dan kekerasan.

“Dari motifnya, dipastikan ini adalah murni penculikan dengan pemerasan,” jelas Gidion dalam jumpa pers di Mapolres Banyumas, Kamis (8/9/2016).

Korban diculik pada Rabu (7/9) pukul 15.00 WIB, saat turun dari mobil dan hendak mem-fotocopy. Korban disergap dan diseret masuk ke mobilnya. Sebelumnya pelaku memang berputar-putar dengan mobil bak terbuka mencari korban secara acak. Mereka mencari korban yang sendirian dan terlihat kaya.

“Jadi dari keterangan korban mereka tidak saling mengenal. Lalu dari pelaku sudah muter nyari mangsa sampai mendapatkan target. kemudian arahnya memang untuk dimintai uang,” ujarnya.

Sementara itu, orang tua Sofia, Masruri mengatakan sempat mendapat telepon dari Sofia sekitar pukul 16.21 WIB. Saat itu, Sofia sempat meminta uang sebesar Rp 60 juta karena terjadi kecelakaan.

“Katanya waktu ditelepon, menabrak orang dan meminta uang Rp 60 juta dikirim lewat rekening anak saya,” ujarnya.

Saat menerima telepon tersebut, dia sempat curiga karena suara anaknya seperti berada dalam tekanan. Setelah mendapat telepon tersebut, dia kemudian berinisiatif mendatangi kepolisian terdekat.

“Saya kemudian berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Kebetulan saya sedang kerja, dihubungi istri dan kemudian melaporkannya ke ke Polres Cilacap,” ujar Masruri.

Pihak kepolisian langsung melakukan pengejaran dan pelacakan. Hingga akhirnya, korban dan pelaku ditemukan di kawasan Pangandaran.
Para pelaku penculikan yang membawa kendaraan korban yakni Honda Brio Merah R 9243 BK langsung berhamburan keluar setelah dihadang oleh petugas kepolisian dari Polsek Kalipucang dibantu tukang ojek.

Salah satu tukang ojek, bernama Yadi sempat menghentikan kendaraan tersebut dari depan dengan motornya. Dan kemudian mobil Honda Brio itu akhirnya berhenti karena melindas sepeda motor milik tukang ojek. Sedang Yadi sendiri selamat karena sudah menyingkir.

Baca juga: Penculik Sofia Nuratalina, Mahasiswi FK Unsoed Ditangkap

Empat pelaku mencoba melarikan diri ke arah Hutan Ciganjeng wilayah Cipari Kabupaten Pangandaran. Akhirnya, salah satu tersangka berhasil ditangkap atas nama Wahyu oleh warga dan anggota Polsek Kalipucang, Kabupaten Pangandaran pada Rabu malam sekitar pukul 22.30 WIB. Korban sendiri ditemukan dalam kondisi sehat secara fisik, karena selama perjalanan diapit oleh empat pelaku yang berada di mobil sedan tersebut.

Postingan Terkait:

Akhirnya BJ Habibie Angkat Suara Terkait Aksi 212…….
Akhirnya BJ Habibie Angkat Suara Terkait Aksi 212…….
Beritaterbaru.org – Presiden ketiga Indonesia, BJ Habibie
Mantap…! FPI Akan Bangun Posko-posko Bantuan Kemanusiaan di Aceh
Mantap…! FPI Akan Bangun Posko-posko Bantuan Kemanusiaan di Aceh
Beritaterbaru.org – Pengiriman laskar untuk membantu para
Aher Sebut Pembubaran Kebaktian Natal sebagai Perkara Kecil
Aher Sebut Pembubaran Kebaktian Natal sebagai Perkara Kecil
Beritaterbaru.org – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan berpendapat,

Top