Parah…!! Tidak Kapok Pernah Dipenjara 7 Bulan, Petinggi FPI Ini Hujat Ahok Pedas Banget….!!


Beritaterbaru.org – Pengurus Front Pembela Islam (FPI) Habib Novel Bamukmin menilai, Basuki Tjahaja Purnama memimpin DKI Jakarta dengan penuh kezaliman, arogan, sombong dan tidak punya hati nurani.

Karena itu, Novel mengajak umat Islam dan warga Jakarta bersama-sama mengadang gubernur yang akrab disapa Ahok tersebut menang dalam Pilkada DKI 2017 mendatang.

Menurut Habib, pandangannya bukan sekadar opini. Dia mencontohkan sejumlah kebijakan yang sudah diambil Ahok. Terbaru ialah keputusan Ahok menggusur sejumlah warga yang bermukim di Rawajati, Pancoran, Kamis (1/9) kemarin.

“Akibat perbuatannya, bahkan (ada) anak yatim yang seharusnya dilindungi, dijaga, tapi digusur. Jadi Ahok ini pemimpin arogan, penuh kesombongan, pemimpin enggak punya hati nurani, pemimpin tukang gusur, pembuat sengsara rakyat,” ujar Novel, Jumat (2/9).

Agar Ahok tak lagi terpilih, Habib Novel mengajak seluruh rakyat Jakarta merapatkan barisan.

“Belum pernah ada gubernur sebiadab Ahok, tidak punya hati nurani. Kami terusik, kita lihat pedagang hewan kurban yang turun-temurun dagang, begitu Ahok jadi gubernur digusur,” ujarnya.

Novel tidak peduli kalau kemudian ada pihak yang menyatakan gerakan menolak Ahok sebagai kampanye hitam. 


Bahkan Novel juga mengecam warga yang memberikan dukungan kepada Ahok. Novel menuding pendukung Ahok adalah orang yang tak ber-Tuhan. Novel juga mengucapkan kata-kata provokatif.

‎”Yang tidak berani melawan Ahok akan masuk neraka. Salatnya, ibadahnya tidak akan diterima Tuhan. Hati-hati saudara.‎ Lawan Ahok sampai darah penghabisan, tidak usah takut,” ujar dia.

‎Novel juga mengeluarkan cacian kepada Ahok. Menurut dia Ahok adalah gubernur yang paling banyak gagalnya dan menyengsarakan warga kecil.

“Belum ada gubernur seburuk Ahok ini. Dia makan babi, minumnya air comberan, perutnya kotor,” tutur dia.

Di berbagai kesempatan, Ahok mengatakan bila ada calon gubernur yang lebih baik, warga diimbau jangan memilih Ahok lagi di pilkada tahun 2017.

Bagi Ahok pemimpin Jakarta harus tokoh yang tegas, disiplin, dan jujur.

Waduh…komplit banget umpatan terhadap Ahok. Rupanya habib Novel bamukmin belum juga kapok terhadap kasus sebelumnya dimana dirinya pernah ditangkap polisi terkait kasus SARA. 

Sekretaris Daerah FPI DKI Jakarta itu pernah menjadi buronan setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus anarkisme radikalisme intoleran saat demo di Gedung DPRD DKI Jakarta.

Foto Novel disebar lewat media sosial, termasuk twitter, sejak pagi ini, Rabu (8/10/2014). Wajah Novel yang memakai baju putih dan sorban putih ditampilkan. 

Bahkan Usai divonis 7 bulan penjara, Habib Novel Bamukmin terdakwa demo ricuh FPI di Kebon Sirih malah menghujat Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. Habib Novel bersama simpatisan malah melontarkan kata-kata yang memojokan Ahok.

“Vonis ini rekayasa dan Ahok tetap Gubernur ilegal!” ujar habib Novel usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus), Jl Gadjah Mada, Jakarta, Senin (6/4/2015).


Habib Novel keluar dari ruang sidang disambut oleh simpatisan FPI. Mereka meneriakkan takbir sambil mengantar habib Novel ke ruang tunggu tahanan.



Atas kejadian ini, Bagaimana menurut anda?



Editor: Lisa Kurniasih/Jpnn.com

URL : http://www.Beritaterbaru.org/2016/09/parah-tidak-kapok-pernah-dipenjara-7.html

Postingan Terkait:

Ahmad Dhani Cs Diciduk Polisi, Fahri Hamzah Protes…!
Ahmad Dhani Cs Diciduk Polisi, Fahri Hamzah Protes…!
Beritaterbaru.org – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah
Nyatakan Siap Bela Ratna Sarumpaet Cs, Alasan Yusril Ternyata Begini….!!
Nyatakan Siap Bela Ratna Sarumpaet Cs, Alasan Yusril Ternyata Begini….!!
Beritaterbaru.org – Pakar hukum tata negara Yusril
Dengan Berat Hati, Tim Advokasi GNPF-MUI Terima Ahok Tidak Ditahan
Dengan Berat Hati, Tim Advokasi GNPF-MUI Terima Ahok Tidak Ditahan
Beritaterbaru.org –  Sebanyak 25 orang anggota dari
Pakar Hukum: Jangan Paksakan Keinginan untuk Menahan Ahok
Pakar Hukum: Jangan Paksakan Keinginan untuk Menahan Ahok
Beritaterbaru.org – Meskipun Gubernur nonaktif DKI Jakarta

Top