Sadis,Geng Motor Moonraker Bunuh Anak Polisi dan Perkosa Kekasihnya Hingga Tewas

Salah satu anggota geng motor Moonraker Cirebon berfoto
Salah satu anggota geng motor Moonraker Cirebon berfoto. (Istimewa)

Polisi berhasil menciduk delapan anggota geng motor Moonraker yang diduga telah membunuh kedua remaja yang satu diantaranya merupakan anak dari anggota kepolisian Cirebon pada Rabu, (31/8/2016). Kedelapan pelaku diantaranya Jaya (23), Supriyanto (19), Eka Sandi (23), Hadi Saputra (23), Eko Ramadani (27), Sudirman, Saka dan Rifaldo Wardhana yang semuanya merupakan warga Cirebon, Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Yusri Yunus menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 27 Agustus 2016 sekira pukul 22.00 wib, saat itu orang tua korban yakni M. Riski Rudiana yang merupakan putra dari Aiptu Rudiana anggota Satnarkoba Polres Cirebon Kota dan temannya Vina mengira bahwa anaknya dan teman wanitanya merupakan korban kecelakaan lalu lintas.

Namun setelah dilakukan pemakaman pihak kepolisian mengaku adanya kejanggalan karena teman- teman korban yang merupakan mantan kelompok XTC yang mendahului datang ke lokasi dan melaporkan ke pihak Kepolisian.

“Saat itu kami merasa curiga, sehingga kami menyimpulkan sementara korban bukan meninggal bukan karena kecelakaan lalu lintas tetapi merupakan korban pembunuhan,” paparnya, Jumat (2/9/2016), seperti diberitakan Okezone.

Peristiwa itu bermula, terangnya, saat kedua korban dan beberapa temannya mengendarai sepeda motor melintas di depan SMPN 11 Cirebon di jalan Kalitanjung, kemudian sekelompok orang yang diduga dari kelompok Moonraker melakukan pelemparan batu, lalu korban dan teman -temannya melarikan diri namun dikejar oleh para pelaku dan berhasil memepet korban dengan memukul menggunakan bambu hingga jatuh di Fly Over Desa Kepongpongan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

“Sementara teman-temannya berhasil melarikan diri, para pelaku kemudian membawa korban dan dibawa ke lokasi awal di jalan Perjuangan didepan SMP 11,” ucapnya.

Di tempat gelap itu, lanjutnya, korban dikeroyok dan dianiaya hingga menyebabkan korban meninggal dunia dan teman perempuannya diperkosa secara bergiliran oleh para pelaku. Setelah korban sudah meninggal lalu para pelaku membawa korban dan dibuang ke jembatan Flyover Desa Kepongpongan, Kecamatan Talun untuk mengelabui seakan-akan korban merupakan korban kecelakaan lalu lintas.

3 Pelaku lainnya kini diburu. Mereka dikenakan pasal berlapis sesuai peran. Ada yang dijerat pasal pembunuhan berencana. Ada juga pasal pemerkosaan dan pengeroyokan. Ancaman hukumannya minimal 20 tahun.

“Kami masih melakukan pengembangan kasus ini dan masih melakukan pengejaran terhadap tiga pelaku lainnya yang belum tertangkap,” paparnya.

Buntut pembunuhan ini, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Bambang Waskito berang.

“Saya sudah instruksikan secara langsung kepada anggota di sana tidak lanjuti kasus tersebut,” ujar Bambang di sela-sela kegiatan peringatan HUT Polwan ke-68 di Mapolda Jawa Barat, Jum’at (2/9/2016), seperti diberitakan Detikcom.

Bambang menegaskan, untuk seluruh anggota kepolisian yang bertugas di lapangan agar bisa memberikan tindakan tegas dan terukur, bagi para geng motor yang berulah di jalanan dan meresahkan masyarakat.

“Kenapa masih ada kejahatan seperti itu, saya sudah suruh Kapolresnya buat tindak tegas hal ini,” jelasnya.

Bambang ingin, wilayahnya tidak ada lagi aksi kelompok geng motor yang bermunculan baik dalam skala kecil atau skala besar.

“Sikat habis! Jangan ada lagi geng motor!,” tegasnya.

Postingan Terkait:

Akhirnya BJ Habibie Angkat Suara Terkait Aksi 212…….
Akhirnya BJ Habibie Angkat Suara Terkait Aksi 212…….
Beritaterbaru.org – Presiden ketiga Indonesia, BJ Habibie
Mantap…! FPI Akan Bangun Posko-posko Bantuan Kemanusiaan di Aceh
Mantap…! FPI Akan Bangun Posko-posko Bantuan Kemanusiaan di Aceh
Beritaterbaru.org – Pengiriman laskar untuk membantu para
Aher Sebut Pembubaran Kebaktian Natal sebagai Perkara Kecil
Aher Sebut Pembubaran Kebaktian Natal sebagai Perkara Kecil
Beritaterbaru.org – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan berpendapat,
Kivlan Zein Bantah Mau Makar, Tapi Setuju Mandat Jokowi-JK Dicabut Lewat UUD 1945 Lama
Kivlan Zein Bantah Mau Makar, Tapi Setuju Mandat Jokowi-JK Dicabut Lewat UUD 1945 Lama
Beritaterbaru.org –  Mayjen (Purn) Kivlan Zein membantah

Top