Salah Gusur, Wali Kota Jakbar Akan Dipecat Ahok

Andre menunjukkan ke Ahok dokumen rumahnya yang digusur
Andre menunjukkan ke Ahok dokumen rumahnya yang digusur. (Detikcom)

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku banyak menerima laporan pelanggaran penggusuran di Jakarta Barat. Ahok meminta Wali Kota Anas Effendi bertanggung jawab.

“Makanya saya cek karena Wali Kota jangan jadi centeng. Kurang ajar banget main gusur-gusur. Sering, (Jakarta) Barat paling banyak masalah. Jakarta Barat paling banyak masalah, banyak laporan kepada Wali Kota dia banyak main tanah lah, belain orang enggak bener lah,” kata Ahok di Gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (22/9/2016).

Selain mengecek dokumen milik Andre, Ahok segera mengumpulkan bukti-bukti. Dia juga akan menjatuhkan sanksi apabila terbukti ada pelanggaran dalam penggusuran itu.

“Ada (tindakan). Paling pecat kan saya udah mulai pecat orang saya. Kami buktiin aja. Kami mesti periksa, lagi suruh staf periksa. (Pecat) nanti aja kalau dia masalah kriminal, kalau memang dia salah kita pidanain. Kalau pidana copot otomatis. Kalau emang terbukti salah, suruh Wali Kotanya lah (ganti rugi). Kayak begitu dia,” lanjut Ahok.

Ahok sebelumnya menerima aduan dari Andre, warga Kelurahan Krendeng, Tambora, Jakarta Barat, yang rumahnya digusur sepihak. Padahal, kata Andre, rumah itu sudah dihuni sejak tahun 1973. Andre juga memiliki dokumen.

Namun, tiba-tiba Wali Kota Jakarta Barat Anas Effendi mengatakan lahan yang ditempati Andre ada yang punya dan akan digusur. Pantang menyerah, Andre lalu mengecek ke kelurahan. Lurah setempat mengatakan alamat penggusuran itu bukan rumah milik Andre. Apa mau dikata, penggusuran jalan terus. Rumah Andre pun tetap digusur.

“Jadi kami sudah tinggal di situ sejak tahun 1973-1974. Terus tahu-tahu Pak Wali itu (bilang) ada yang punya. Jadi kami tunjukkan surat ini bahwa kami kan nanya ke Pak lurah. Pak lurah itu bilang bukan, itu sertifikat bukan di atas alamat kami. Kami sudah keluar surat ini, jadi tenang,” kata Andre di Gedung Balai Kota.

“Tahu-tahu Pak Wali datang ngebongkar rumah saya. Dia cuma ngasih surat pemberitahuan 1×24 jam. Ini lahan pribadi, tapi Pak Wali sebagai backing dan pengacaranya mafia tanah. Rumah saya dibongkar tanpa putusan pengadilan,” ujar dia.

Begitu mendengar keluhan serta mengecek dokumen sertifikat dari warga, Ahok langsung naik pitam dan menelepon Anas Effendi.

“Eh Pak Wali, kamu bongkar-bongkar rumah orang. Salah alamat lagi. Ini ada pengaduan, saya lihat kamu ngaco. Nanti urus sama orang saya ini, tanyain sama dia yang mana. Sertifikatnya di mana, yang dibongkar di mana,” ungkap Ahok kesal.

Akhirnya BJ Habibie Angkat Suara Terkait Aksi 212…….
Akhirnya BJ Habibie Angkat Suara Terkait Aksi 212…….
Beritaterbaru.org – Presiden ketiga Indonesia, BJ Habibie
Mantap…! FPI Akan Bangun Posko-posko Bantuan Kemanusiaan di Aceh
Mantap…! FPI Akan Bangun Posko-posko Bantuan Kemanusiaan di Aceh
Beritaterbaru.org – Pengiriman laskar untuk membantu para
Aher Sebut Pembubaran Kebaktian Natal sebagai Perkara Kecil
Aher Sebut Pembubaran Kebaktian Natal sebagai Perkara Kecil
Beritaterbaru.org – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan berpendapat,

Top