Tak Ingin Kedok Penipuannya Terbongkar, Taat Pribadi Bunuh Mantan Santrinya

Dimas Kanjeng Taat Pribadi
Dimas Kanjeng Taat Pribadi. (Detikcom)

Pimpinan Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi diduga menjadi otak pembunuhan terhadap mantan santrinya Abdul Gani. Motif pembunuhan itu karena takut kedoknya terbongkar.

“Tersangka Taat ini diduga menyuruh orang untuk membunuh korban Abdul Gani,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, Jumat (23/9/2016).

Dari informasi yang dihimpun, Abdul Gani adalah santri sekaligus sahabat Dimas Kanjeng, yang tahu rahasia padepokan. Selama memimpin padepokan, Dimas Kanjeng terkenal bisa mendatangkan uang secara gaib dengan jumlah yang cukup banyak.

Entah karena apa, Abdul Gani ini melaporkan Dimas Kanjeng Taat Pribadi ke Mabes Polri, tentang penipuan dan penggelapan.

“Korban laporan ke Mabes Polri tentang penipuan dan penggelapan,” jelas Kombes Argo sambil menambahkan, untuk kasus penipuan dan penggelapan yang dilaporkan ke Mabes Polri, akan dilimpahkan ke Polda Jatim.

Argo mengatakan, korban penah dimintai keterangan sebagai saksi di Mabes Polri sebagai saksi. Tersangka Dimas Kanjeng ini menyuruh anak buahnya untuk membunuh korban.

“Korban dibunuh, agar tidak bisa memberikan keterangan, dan tidak ingin rahasianya terbongkar,” tuturnya.

Sedangkan kasus pembunuhan yang dialami Ismail, warga Situbondo yang ditemukan tewas di Tegalsiwalan, Probolinggo pada 2015 lalu, menurut Argo, tersangka Dimas Kanjeng sementara ini tidak terlibat kasus pembunuhan itu.

“Yang korban Ismail tidak ada hubungannya dengan Taat. Keterlibatan tersangka Taat ini yang TKP penemuan mayatnya di Wonogiri, Jawa Tengah,” tandasnya.

Taat Pribadi ditangkap tim gabungan dari Polda Jatim dan Polres Probolinggo di padepokannya di Wangkal, Probolinggo, Kamis (22/9/2016) kemarin. Kemudian langsung dibawa ke Mapolda Jatim, Jalan A Yani, Surabaya. Taat menjani pemeriksaan hingga malam.

Sebelumnya, dua mantan santri Dimas Kanjeng Taat Pribadi, ditemukan tewas di tempat dan waktu yang berbeda. Abdul Gani ditemukan tewas di wilayah Wonogiri, Jawa Tengah, pada April 2016. Sedangkan Ismail ditemukan tewas di wilayah Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur pada Februari 2015.

Postingan Terkait:

Ahmad Dhani Cs Diciduk Polisi, Fahri Hamzah Protes…!
Ahmad Dhani Cs Diciduk Polisi, Fahri Hamzah Protes…!
Beritaterbaru.org – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah
Nyatakan Siap Bela Ratna Sarumpaet Cs, Alasan Yusril Ternyata Begini….!!
Nyatakan Siap Bela Ratna Sarumpaet Cs, Alasan Yusril Ternyata Begini….!!
Beritaterbaru.org – Pakar hukum tata negara Yusril
Dengan Berat Hati, Tim Advokasi GNPF-MUI Terima Ahok Tidak Ditahan
Dengan Berat Hati, Tim Advokasi GNPF-MUI Terima Ahok Tidak Ditahan
Beritaterbaru.org –  Sebanyak 25 orang anggota dari
Pakar Hukum: Jangan Paksakan Keinginan untuk Menahan Ahok
Pakar Hukum: Jangan Paksakan Keinginan untuk Menahan Ahok
Beritaterbaru.org – Meskipun Gubernur nonaktif DKI Jakarta

Top