WNI Calon Haji via Filipina Bayar Rp 270 Juta, 3 Bulan Langsung Berangkat

WNI Calon Haji yang gagal ditampung di gereja
WNI Calon Haji yang gagal ditampung di gereja. (Istimewa)

Pasangan suami istri (pasutri) asal Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, harus membayar Rp 270 juta untuk bisa berangkat haji via Filipina. Namun sayang, mereka gagal berangkat karena menggunakan paspor Filipina.

Anton Kapriatna (29) dan istrinya, Epi Yulianti (26) dijanjikan akan berangkat ke tanah suci setelah 3 bulan mendaftar dan melunasi uang sebesar Rp 270 juta. Anton yang bekerja sebagai wirausaha, bahkan sampai harus meminjam uang kepada sanak saudaranya demi niatnya berangkat haji.

“Sekitar Rp 270 juta untuk 2 orang. Pas daftar dibilang enggak lama berangkatnya. Ternyata benar 3 bulan setelah itu langsung berangkat,” kata Wahyu yang merupakan adik Anton di ruang tunggu VIP Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (4/9/2016), seperti dibertakan Detikcom.

Namun Wahyu tidak mengetahui agen haji yang memberangkatkan kakak dan kakak iparnya itu. Alasannya karena Anton cukup tertutup terkait nama agen haji yang akan memberangkatnya.

“Anton tertutup masalah travel hajinya. Tapi yang saya tahu Anton yang mendatangi (agen haji). Tahunya (agen haji) dari rekannya,” ujar Wahyu.

Wahyu sendiri tidak mengetahui apakah Anton dan istrinya, Epi sempat melakukan manasik haji. Namun yang pasti, keduanya tidak pernah menginap di asrama haji Pondok Gede, Jakarta Timur, seperti layaknya jemaah haji pada umumnya.

“Untuk manasik haji, saya tidak tahu ada apa tidak. Tapi kalau ke Asrama Haji Pondok Gede mereka tidak ke sana. Langsung berangkat ke bandara, ketemunya di sini ramai-ramai,” ujar Wahyu.

Postingan Terkait:

Ahmad Dhani Cs Diciduk Polisi, Fahri Hamzah Protes…!
Ahmad Dhani Cs Diciduk Polisi, Fahri Hamzah Protes…!
Beritaterbaru.org – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah
Nyatakan Siap Bela Ratna Sarumpaet Cs, Alasan Yusril Ternyata Begini….!!
Nyatakan Siap Bela Ratna Sarumpaet Cs, Alasan Yusril Ternyata Begini….!!
Beritaterbaru.org – Pakar hukum tata negara Yusril
Dengan Berat Hati, Tim Advokasi GNPF-MUI Terima Ahok Tidak Ditahan
Dengan Berat Hati, Tim Advokasi GNPF-MUI Terima Ahok Tidak Ditahan
Beritaterbaru.org –  Sebanyak 25 orang anggota dari
Pakar Hukum: Jangan Paksakan Keinginan untuk Menahan Ahok
Pakar Hukum: Jangan Paksakan Keinginan untuk Menahan Ahok
Beritaterbaru.org – Meskipun Gubernur nonaktif DKI Jakarta

Top