Demo Ahok, FPI dan Ratusan Massa di SumSel Tuntut Agar Ahok Dihukum Mati…!!


Beritaterbaru.org – Ratusan massa dari gabungan Umat Islam Sumsel menggelar aksi mengecam dan menuntut pertanggungjawaban pernyataan Gubernur DKI Basuki Tjahja Purnama alias Ahok yang dinilai telah melecehkan firman Allah SWT dengan membawa Surat Almaidah Ayat 51 mengenai hak umat muslim dalam memilih pemimpin yang disampaikannya pada sambutan di acara Kepulauan Seribu beberapa hari yang lalu.

Massa berbondong-bondong sambil mengibarkan bendera dan mengumandangkan salawat, takbir dan yel-yel menggeruduk Gedung DPRD Sumsel, Senin (10/10/2016).

Koordinator aksi Donny Meilano meminta agar Kapolri mengusut dan memenjarakan Ahok yang telah menginjak-injak agama Islam.

“Kalau Kabareskrim, Kapolri tidak mau mengusut kasus ini, ada apa?,” teriaknya.

Umar Abdul Aziz mengecam Ahok yang menafsirkan Alquran, menghina umat Nabi Muhammad di seluruh penjuru dunia.

“Seperti kata Buya Hamka, barang siapa yang diam, siapkanlah kain kafannya,” kata Umar Abdul Aziz.

Bahkan beberapa orator lainnya meminta agar Ahok mendapat hukuman mati.

“Jangan sampai berhenti sampai Ahok dihukum seumur hidup,” teriak orator. Padahal dalam pasal 156 poin A hukum paling lama hanya 5 tahun.


Umat Islam Sumsel yang merupakan gabungan dari HMI, PII, KAHMI, FUI, FPI, HTI, MUI, DMI, RMI, NU, Muhammadiyah, Humanika, FMI, SIJARUM, MASIKA.

“Ahok sebagai pejabat publik sangat tidak mencerminkan seorang tokoh pejabat dan sudah kesekian kalinya beliau melecehkan agama Islam dan Ahok telah melanggar aturan pidana di dalam Pasal KUHP 156 poin A tentang penistaan agama,” ujar Donny.

Padahal kasus atas Ahok terkait penistaan agama sudah diproses kepolisian sekalipun Ahok telah meminta maaf. Bahkan MUI secara resmi telah mengeluarkan maklumat terkait Ahok dan Almaidah 51. 

1. MUI tidak ada kaitannya dengan rencana tentang paukan berani mati untuk Ahok, tidak ada pembicaraan tentang rencana tersebut, dan tidak akan mengizinkan kantor MUI dipakai untuk acara tersebut.

2. Mengingat negara Indonesia merupakan negara hukum, maka kami mengimbau kepada semua pihak bila merasa tidak puas dan tidak senang terhadap seseorang atau kelompok orang janganlah melakukan hal-hal di luar ketentuan hukum, karena perbuatan seperti itu akan membawa kerusakan di tengah-tengah masyarakat. hal ini sejalan dengan kaidah dar-u al-mafasid muqqadam ‘ala jalbi al-mushalih, menghidari kerusakan didahulukan dar mengambil kemasalahatan.


3. Mengimbau kepada aparat penegak hukum agar mengambil langkah proaktif dengan memberikan respon secepatnya terhadap pelanggaran hukum atau berpotensi melanggar hukum, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.


4. Mengimbau umat Islam agar tetap mengedepankan perilaku terpuji, al-akhlak al-karimah dalam mengekspesikan setiap aspirasinya.



Penulis : Dian Ariyani

URL : http://www.Beritaterbaru.org/2016/10/demo-ahok-fpi-dan-ratusan-massa-di.html

Ahmad Dhani Cs Diciduk Polisi, Fahri Hamzah Protes…!
Ahmad Dhani Cs Diciduk Polisi, Fahri Hamzah Protes…!
Beritaterbaru.org – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah
Nyatakan Siap Bela Ratna Sarumpaet Cs, Alasan Yusril Ternyata Begini….!!
Nyatakan Siap Bela Ratna Sarumpaet Cs, Alasan Yusril Ternyata Begini….!!
Beritaterbaru.org – Pakar hukum tata negara Yusril
Dengan Berat Hati, Tim Advokasi GNPF-MUI Terima Ahok Tidak Ditahan
Dengan Berat Hati, Tim Advokasi GNPF-MUI Terima Ahok Tidak Ditahan
Beritaterbaru.org –  Sebanyak 25 orang anggota dari
Pakar Hukum: Jangan Paksakan Keinginan untuk Menahan Ahok
Pakar Hukum: Jangan Paksakan Keinginan untuk Menahan Ahok
Beritaterbaru.org – Meskipun Gubernur nonaktif DKI Jakarta

Top