Demonstran: “Saya cuma diminta datang sama teriak-teriak Allahu Akbar saja…!!”


Beritaterbaru.org –  Puluhan ribu massa dari sejumlah ormas Islam berunjuk rasa untuk menuntut penangkapan Gubernur DKI Jakarta Basuki T. Purnama (Ahok) atas kasus dugaan penistaan agama. Rupanya, tak semua peserta demo warga Jakarta, ada juga yang dari mereka merupakan warga luar Ibu Kota.

“Saya dari Karawang mas. Ini pagi tadi datang, malam pulang,” kata seorang peserta demo ketika ditemui di Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (14/10/2016).

Warga yang mengenakan baju koko berawarna putih ini mengatakan, dirinya diajak oleh DPW FPI untuk berunjuk rasa di Jakarta. Dia sendiri merupakan simpatisan FPI.

“Saya dikasih ongkos Rp 50 ribu,” kata pria yang mengaku bernama Fahri ini.

Sama halnya dengan Fachri, Achmet (32) salah seorang simpatisan lainnya mengaku, dia berasal dari Karawang. Dia datang hanya untuk memenuhi kewajiban sebagai anggota FPI.

“Saya cuman diminta datang sama teriak-teriak Allahu Akbar aja,” tutup nya seraya berjalan meninggalkan lokasi demonstrasi.

Demo tangkap dan penjarakan Ahok ini dihadiri oleh 3022 massa yang sebagian besar berasal dari luar jakarta.(kriminalitas.com)

URL : http://www.Beritaterbaru.org/2016/10/demonstran-saya-cuma-diminta-datang.html

Akhirnya BJ Habibie Angkat Suara Terkait Aksi 212…….
Akhirnya BJ Habibie Angkat Suara Terkait Aksi 212…….
Beritaterbaru.org – Presiden ketiga Indonesia, BJ Habibie
Mantap…! FPI Akan Bangun Posko-posko Bantuan Kemanusiaan di Aceh
Mantap…! FPI Akan Bangun Posko-posko Bantuan Kemanusiaan di Aceh
Beritaterbaru.org – Pengiriman laskar untuk membantu para
Aher Sebut Pembubaran Kebaktian Natal sebagai Perkara Kecil
Aher Sebut Pembubaran Kebaktian Natal sebagai Perkara Kecil
Beritaterbaru.org – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan berpendapat,
Kivlan Zein Bantah Mau Makar, Tapi Setuju Mandat Jokowi-JK Dicabut Lewat UUD 1945 Lama
Kivlan Zein Bantah Mau Makar, Tapi Setuju Mandat Jokowi-JK Dicabut Lewat UUD 1945 Lama
Beritaterbaru.org –  Mayjen (Purn) Kivlan Zein membantah

Top