Dukung Agus-Sylvi, Lulung Bawa Politisi PPP Temui SBY

Jokowi berdialog dengan warga Jayapura
Jokowi berdialog dengan warga Jayapura. (Detikcom)

Niat Djan Faridz membawa PPP mendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat tak serta merta diikuti oleh loyalisnya, Abraham Lunggana (Lulung). Ketua DPW PPP DKI kubu Djan tersebut terang-terangan bermanuver mendukung lawan Ahok, Agus Yudhoyono dan Sylviana Murni.

Terlihat di foto yang diberitakan detikcom, Senin (17/7/2016), Lulung tampak berpose dengan SBY di salah satu ruangan di kediaman SBY di Cikeas. Lulung juga mengajak Waketum PPP kubu Djan, Habil Marati saat menemui SBY pada Minggu (16/10).

Dualisme PPP yang sudah terjadi cukup lama memang kembali mengemuka saat Pilgub DKI 2017. PPP pimpinan Romahurmuziy yang mendapat pengesahan pemerintah telah mengusung pasangan Agus-Sylvi, namun Djan Faridz dan kubunya menyatakan mendukung Ahok-Djarot.

Lulung selama ini dikenal sebagai loyalis Djan Faridz. Namun, politikus yang kerap berseberangan dengan Ahok ini memilih jalan berbeda dengan Djan.

Dia menolak mendukung Ahok. Sebagai gantinya, Lulung hadir di silaturahmi pendukung Agus-Sylvi pada Selasa (11/10) lalu. Wakil Ketua DPRD DKI ini mengaku mendukung Agus-Sylvi karena dia anak tentara dan orang Betawi.

“Kalau secara pribadi, kita dukung, jelas, garis besarnya tahu. Saya anak tentara dan anak betawi. Anda sudah ngerti kan? Kalau saya kemari Anda sudah ngerti,” tegas Lulung.

Lulung sendiri belum bisa dihubungi terkait pertemuan dengan SBY. Sebelumnya, dia mengaku menghormati keputusan Djan mendukung Ahok namun sikap pribadiya tidak bisa diganggu gugat.

“Saya tidak bermaksud untuk gabung. Saya cuma beda pendapat dengan Pak Djan Faridz, tapi kan saya menghormati menghargai keputusan partai. Tetapi saya bilang saya juga minta diihargai atas hak politik pribadi saya. Saya secara pribadi tidak dukung Ahok. Masa saya dukung yang kalah,” kata Lulung saat dihubungi via telepon, Selasa (11/10/2016).

Kini, saat Djan Faridz sudah ditinggalkan oleh loyalisnya, apakah dukungan ke Ahok masih ada artinya?

Kubu Djan yakin Lulung pada akhirnya kembali. “Ketemu siapa aja boleh dong. Sah saja,” kata Sekjen PPP kubu Djan, Dimyati Natakusumah saat dihubungi, Senin (17/10/2016).

Dimyati mengatakan jika keputusan sudah dikeluarkan partai, semua kader harus patuh. Keputusan partai dimulai ketika PPP melakukan deklarasi pada sore nanti.

“Jadi nanti kalau keputusan sudah dikeluarkan oleh Partai, semua kader harus patuh,” kata Dimyati.

Dimyati masih menyakini bahwa Lulung akan mendukung Ahok-Djarot seperti yang diputuskan oleh partai. Bagi Dimyati, Lulung dan pendukungnya akan sejalan dengan keputusan partai.

“Semuanya kan harus patuh. Kalau misalkan PPP kan enggak lah (dukung Agus-Sylviana). Pak haji Lulung akan patuh sama ketua umum,” kata Dimyati.

Akhirnya BJ Habibie Angkat Suara Terkait Aksi 212…….
Akhirnya BJ Habibie Angkat Suara Terkait Aksi 212…….
Beritaterbaru.org – Presiden ketiga Indonesia, BJ Habibie
Mantap…! FPI Akan Bangun Posko-posko Bantuan Kemanusiaan di Aceh
Mantap…! FPI Akan Bangun Posko-posko Bantuan Kemanusiaan di Aceh
Beritaterbaru.org – Pengiriman laskar untuk membantu para
Aher Sebut Pembubaran Kebaktian Natal sebagai Perkara Kecil
Aher Sebut Pembubaran Kebaktian Natal sebagai Perkara Kecil
Beritaterbaru.org – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan berpendapat,
Kivlan Zein Bantah Mau Makar, Tapi Setuju Mandat Jokowi-JK Dicabut Lewat UUD 1945 Lama
Kivlan Zein Bantah Mau Makar, Tapi Setuju Mandat Jokowi-JK Dicabut Lewat UUD 1945 Lama
Beritaterbaru.org –  Mayjen (Purn) Kivlan Zein membantah

Top