Pelaku di Video Ibu Injak Bayinya dengan Bantal Ditangkap Polisi

Ibu tega menginjak-injak kepala bayinya
Ibu tega menginjak-injak kepala bayinya. (Youtube)

Sepekan belakangan ini sosial media dihebohkan oleh aksi tak terpuji oleh seorang ibu yang tega menginjak-injak kepala bayinya sendiri dengan bantal. Kejadian tersebut diabadikan dalam video berdurasi 17 detik yang disebarluaskan akun Facebook bernama Erlangga, Selasa (27/9). Dia menulis bocah tersebut akan dibunuh ibunya.

Dalam video tersebut, sang bocah terdengar merengek dan berteriak. Namun suaranya tertahan bantal yang menutupi wajahnya. Ironisnya ibunya malah tertawa-tawa.

“Tolong laporkan sektor kepolisian Yogyakarta seorang ibu psikopat ini ingin bunuh anaknya atau KPAI. Akun Facebook-nya claura chute, demi Allah video ini tadi dia buat jam 04.13 WIB,” tulis Erlangga, yang diunggah Minggu (25/9) lalu.

Simak videonya di bawah ini.


Sempat diduga video itu hoax ternyata pelakunya yang diketahui bernama Tutut Siti Aminah (26) sudah ditangkap polisi.

“Subdit Cyber Crime telah memecahkan teka-teki yang sempat beredar di medsos Youtube, Facebook terkait penyebaran video mengatasnamakan Erlangga dan Songgom Channel. Dari situ ditelusuri dan diketahui pelaku TSA (26), alamat Sukatani, Rajeg, Banten,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (6/10/2016).

Awi mengatakan, pihaknya berhasil menangkap pelaku setelah tim Cyber Crime Polda Metro Jaya menerima informasi terkait adanya video kekerasan terhadap seorang bayi yang diunggah oleh akun Facebook ‘Erlangga’.

“Kemudian dilakukan penelusuran dan diketahui bahwasanya Erlangga itu adalah suaminya,” imbuh Awi.

Awi mengungkap, Erlangga saat itu mengunggah video kekerasan istrinya itu ke Facebook dengan tujuan untuk meminta pertolongan.

Dari hasil penyelidikan tim Subsit Cyber crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, pelaku akhirnya berhasil ditangkap di rumahnya di Kabupaten Tangerang, pada Rabu (5/10) kemarin. Dari pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti, termasuk bantal yang digunakan untuk membekap wajah bayinya ketika diinjak-injak.

“Pelaku mengakui perbuatannya itu dilakukan pada tanggal 26 September lalu,” imbuhnya.

Atas perbuatannya itu, Tutut dijerat dengan Pasal 76 C jo Pasal 80 UU No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana paling lama 3 tahun 6 bulan penjara atau denda paling banyak Rp 72 miliar.

Lalu mengapa Tutut tega berbuat keji terhadap anaknya? “Ya intinya kesal terhadap kedua anaknya karena suaminya ditangkap Polres Tangsel juga terkait kasus narkoba kemudian mencari perhatian suaminya dengan cara menganiaya anaknya,” ujar Awi.

Sementara itu, Kasubdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Roberto Gomgom Pasaribu mengatakan, Tutut merekam sendiri perbuatan kejinya itu pada tanggal 26 September lalu dengan menggunakan kamera ponselnya.

“Rekaman video berdurasi 18 detik itu kemudian dikirimkan ke ponsel suaminya melalui aplikasi Hang Out,” ujar Roberto.

Sang suami yang menerima rekaman video itu kemudian mengunggahnya ke akun Facebook-nya dengan maksud meminta pertolongan, lantaran dia sendiri ditahan di LP Salemba dan tidak bisa berbuat apa-apa.

“Dengan maksud minta pertolongan ke polisi untuk ditangkap pelakunya,” imbuh Roberto.

Sementara Roberto mengungkap, pemilik akun Facebook Erlangga itu diketahui adalah suami pelaku, berdasarkan hasil digital forensik terhadap ponsel pelaku.

“Kami mengetahui ada komunikasi antara pelaku dengan pemilik akun tersebut, ternyata suami-istri,” ucap Roberto.

Postingan Terkait:

Akhirnya BJ Habibie Angkat Suara Terkait Aksi 212…….
Akhirnya BJ Habibie Angkat Suara Terkait Aksi 212…….
Beritaterbaru.org – Presiden ketiga Indonesia, BJ Habibie
Mantap…! FPI Akan Bangun Posko-posko Bantuan Kemanusiaan di Aceh
Mantap…! FPI Akan Bangun Posko-posko Bantuan Kemanusiaan di Aceh
Beritaterbaru.org – Pengiriman laskar untuk membantu para
Aher Sebut Pembubaran Kebaktian Natal sebagai Perkara Kecil
Aher Sebut Pembubaran Kebaktian Natal sebagai Perkara Kecil
Beritaterbaru.org – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan berpendapat,
Kivlan Zein Bantah Mau Makar, Tapi Setuju Mandat Jokowi-JK Dicabut Lewat UUD 1945 Lama
Kivlan Zein Bantah Mau Makar, Tapi Setuju Mandat Jokowi-JK Dicabut Lewat UUD 1945 Lama
Beritaterbaru.org –  Mayjen (Purn) Kivlan Zein membantah

Top