Siswi SD di Sukabumi Tewas Tertimpa Papan Mading

Majalah dinding yang menewaskan seorang siswi di Sukabumi
Majalah dinding yang menewaskan seorang siswi di Sukabumi. (Detikcom)

Beritaterbaru.org. Zhafarina Jenita Muldani (9) siswi kelas IV SDI Fathia Perum Puri Cibereum Permai, Sukabumi, Jawa Barat tewas setelah tertimpa papan Majalah Dinding (Mading) milik sekolah. Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Hermina namun nyawanya tak tertolong.

Informasi seperti diberitakan Detikcom, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 13.00 WIB, Jumat (21/10) saat itu korban tengah berdiri tak jauh dari papan mading yang hanya berjarak sekitar 5 meter dari ruang guru. Tiba-tiba, papan beserta atap yang terbuat dari bambu jatuh dan menimpa korban.

“Pas kejadian saya sedang berada di pos, siswa ramai teriak-teriak katanya ada anak ketimpa mading. Pas saya ke lokasi anak itu tergeletak tak sadarkan diri, saya langsung minta bantuan guru olahraga untuk mengangkat korban dan membawanya ke rumah sakit,” tutur Yeyen Saepudin, Satpam SDI Fathia kepada wartawan, Jumat (21/10/2016).

Saat itu jilbab yang dikenakan korban berlumuran darah. Yeyen dan Yandra guru olahraga melarikan korban kerumah sakit. “Saya dengar korban meninggal dunia ketika mendapat penanganan medis di rumah sakit,” imbuh Yeyen.

Korban lalu dimakamkan sekira pukul 09.00 WIB, Sabtu (22/10/2016) di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ciandam Kota Sukabumi.

Teman sekolah, tetangga dan kerabat orang tua korban berdatangan ke lokasi pemakaman, begitu juga Wakil Walikota Sukabumi Achmad Fahmi yang turut menyampaikan rasa duka cita atas meninggalnya Zhafarina.

Dalam kesempatan itu Fahmi menekankan jika kejadian yang menimpa Zhafarina murni sebuah musibah bukan rekayasa apalagi kesengajaan.

“Ini murni sebuah musibah. Ke depan saya ingin memastikan jika sekolah ini rumah kedua bagi anak yang mampu menciptakan keamanan, kenyamanan ketenangan, maka institusi pendidikan harus menjamin itu,” terang Fahmi kepada sejumlah media.

Terkait kondisi penyangga papan yang terlihat lapuk, dan ada unsur kesengajaan oleh teman-teman korban yang menggoyang-goyang penyangga hingga ambruk hal itu dibantah Fahmi. Hingga saat ini kasus kematian Zhafarina masih dalam penyelidikan aparat kepolisian, tim identifikasi Polres Sukabumi Kota masih memeriksa kondisi papan mading yang menewaskan bocah malang itu.

“Masih dalam penyelidikan, kita lihat ada atau tidak unsur kelalaian pihak sekolah terkait kontruksi papan mading yang tiba-tiba ambruk itu,” kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Rustam Mansur.

Postingan Terkait:

Akhirnya BJ Habibie Angkat Suara Terkait Aksi 212…….
Akhirnya BJ Habibie Angkat Suara Terkait Aksi 212…….
Beritaterbaru.org – Presiden ketiga Indonesia, BJ Habibie
Mantap…! FPI Akan Bangun Posko-posko Bantuan Kemanusiaan di Aceh
Mantap…! FPI Akan Bangun Posko-posko Bantuan Kemanusiaan di Aceh
Beritaterbaru.org – Pengiriman laskar untuk membantu para
Aher Sebut Pembubaran Kebaktian Natal sebagai Perkara Kecil
Aher Sebut Pembubaran Kebaktian Natal sebagai Perkara Kecil
Beritaterbaru.org – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan berpendapat,

Top