"Teman Ahok" Minta Tak Dimasukkan Dalam Tim Pemenangan Ahok-Djarot

Amalia Ayuningtyas dan Ahok
Amalia Ayuningtyas dan Ahok. (Instagram)

Relawan “Teman Ahok” tidak tercantum dalam struktur tim pemenangan pasangan Ahok-Djarot pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017. Juru bicara “Teman Ahok”, Amalia Ayuningtyas, mengatakan, pihaknyalah yang meminta agar tidak dimasukkan ke dalam struktur tim pemenangan Ahok-Djarot.

“Itu memang sebenarnya sudah pernah dikomunikasikan ke Teman Ahok. Jadi memang Teman Ahok itu tidak mau masuk dalam struktur tim pemenangan,” kata Amalia, Rabu (5/10/2016), seperti diberitakan Kompas.com.

Namun, Teman Ahok meminta agar mereka didaftarkan secara resmi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta sebagai relawan. Nantinya, Teman Ahok tetap akan berperan untuk memenangkan bakal calon gubernur petahana DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

“Karena Teman Ahok terdaftar di KPU DKI, otomatis juga akan melekat do and dont’s-nya dari KPU DKI. Misalnya, kayak harus akuntabel, kalau Teman Ahok membuat kegiatan harus tetap disesuaikan dengan rambu-rambu yang berlaku dari KPU DKI,” kata Amalia.

Dikatakannya fungsi yang diemban Teman Ahok untuk memenangkan pasangan Ahok-Djarot akan berbeda dengan partai pendukung. Dengan fungsi yang berbeda-beda, maka mesin pemenagnan akan berjalan baik. Meski tak masuk tim pemenangan, Teman Ahok tetap terdaftar di KPU DKI Jakarta sebagai relawan.

“Jadi menurut kita, temen-temen disini harus saling melengkapi. Ada yg fungsinya misalnya menghimpun relawan dari mesin partai, ada yang spesialisasinya seperti Jasmev di media sosial. Terus ada juga yang spesialisasinya kegiatan di lapangan, lebih ke partisipasi publik. Dan memang teman-teman di timses pun menyambut baik dengan usulan itu,” lanjutnya.

Adapun tim pemenangan Ahok-Djarot sudah resmi didaftarkan ke KPU DKI Jakarta pada Selasa (4/10/2016). Tim itu dipimpin oleh Sekretaris DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi.

Kemudian kader Partai Golkar, TB Ace Hasan Syadzily, menjadi Sekretaris Tim Pemenangan Ahok-Djarot. Tim itu terdiri atas kader empat partai politik pengusung, yaitu PDI-P, Partai Nasdem, Partai Hanura, dan Partai Golkar; serta relawan.

Nyatakan Siap Bela Ratna Sarumpaet Cs, Alasan Yusril Ternyata Begini….!!
Nyatakan Siap Bela Ratna Sarumpaet Cs, Alasan Yusril Ternyata Begini….!!
Beritaterbaru.org – Pakar hukum tata negara Yusril
Dengan Berat Hati, Tim Advokasi GNPF-MUI Terima Ahok Tidak Ditahan
Dengan Berat Hati, Tim Advokasi GNPF-MUI Terima Ahok Tidak Ditahan
Beritaterbaru.org –  Sebanyak 25 orang anggota dari
Pakar Hukum: Jangan Paksakan Keinginan untuk Menahan Ahok
Pakar Hukum: Jangan Paksakan Keinginan untuk Menahan Ahok
Beritaterbaru.org – Meskipun Gubernur nonaktif DKI Jakarta
Mantap…!! 39 Bendungan Mangkrak Bakal Rampung di Era Jokowi, Ini Daftarnya
Mantap…!! 39 Bendungan Mangkrak Bakal Rampung di Era Jokowi, Ini Daftarnya
Beritaterbaru.org –  Dua bendungan ditargetkan selesai konstruksinya

Top