Meski Cedera, Owi/Butet Raih Dua Gelar SS Selama 2 Minggu

Tontowi Ahmad-Liliyana Natsir di Hong Kong Super Series 2016
Tontowi Ahmad-Liliyana Natsir di Hong Kong Super Series 2016. (Badminton Photo)

Beritaterbaru.org. Pujian patut disematkan kepada ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Dalam dua minggu, Owi/Butet–sapaan akrab keduanya– mereka mampu juara di turnamen setingkat Super Series meskipun Butet mengalami cedera di lutut kanannya sejak semifinal China Open pada pekan lalu.

Peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016 itu mampu juara di China Open Super Series Premier 2016 pada 20 November lalu. Selang sepekan, pasangan yang dikenal dengan nama Owi/Buten ini menjuarai Hong Kong Open Super Series 2016.

“Kami sangat puas dengan hasil ini. Karena kami bisa merebut dua gelar dalam dua minggu. Dengan kondisi saya yang seperti ini, tentu saya mengucap syukur kepada Tuhan atas prestasi yang kami peroleh,” kata Liliyana, dikutip dari Situs PBSI.

“Banyak fans dan pendukung Indonesia yang datang memberi semangat. Itu yang membuat kami semakin percaya diri dan semangat lagi. Walaupun kondisi kami nggak cukup baik setelah China Open kemarin,” papar Tontowi.

Hasil ini dikatakan Tontowi/Liliyana sebagai suatu hal yang di luar dugaan. Pasalnya, Liliyana harus mengalami sakit di lutut kanannya, sejak semifinal China Open 2016, pekan lalu. Tontowi/Liliyana bahkan sempat hampir membatalkan partisipasinya di Hong Kong Open, karena cedera Liliyana tersebut.

“Tadinya kami sempat ingin memutuskan untuk mundur setelah Ci Butet (Liliyana Natsir) agak cedera. Kami juga sempat ragu-ragu untuk main di sini. Tapi saya meyakinkan Ci Butet bahwa kami bisa main di sini. Apalagi saya lihat arah angin di lapangan cocok buat kami. Jadi coba aja, kami paksa buat main di sini. Ternyata benar, hasilnya bisa maksimal,” ujar Tontowi.

Liliyana memang mengaku sempat merasa ragu untuk banyak bergerak di lapangan. Namun berkat komunikasi serta kerja sama yang baik ia dan Tontowi, perjuangan mereka akhirnya berbuah hasil manis. Keduanya berhasil tampil maksimal hingga partai puncak selesai.

“Pasti kadang masih takut-takut buat main di lapangan. Tapi saya merasa lebih baik dibanding babak pertama (Hong Kong Open) setelah selesai final di China Open kemarin. Tontowi juga banyak mengcover di lapangan. Komunikasi kami berjalan baik, dan kami terus saling mendukung,” ungkap Liliyana.

Tontowi/Liliyana menjadi kampiun di Hong Kong Coliseum, setelah mengalahkan rekannya sesama Pelatnas PBSI, Praveen Jordan/Debby Susanto, 21-19 dan 21-17

Mantap…! FPI Akan Bangun Posko-posko Bantuan Kemanusiaan di Aceh
Mantap…! FPI Akan Bangun Posko-posko Bantuan Kemanusiaan di Aceh
Beritaterbaru.org – Pengiriman laskar untuk membantu para
Aher Sebut Pembubaran Kebaktian Natal sebagai Perkara Kecil
Aher Sebut Pembubaran Kebaktian Natal sebagai Perkara Kecil
Beritaterbaru.org – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan berpendapat,
Kivlan Zein Bantah Mau Makar, Tapi Setuju Mandat Jokowi-JK Dicabut Lewat UUD 1945 Lama
Kivlan Zein Bantah Mau Makar, Tapi Setuju Mandat Jokowi-JK Dicabut Lewat UUD 1945 Lama
Beritaterbaru.org –  Mayjen (Purn) Kivlan Zein membantah
Ramalan Mengejutkan Fahri Hamzah Tentang Jokowi…..!
Ramalan Mengejutkan Fahri Hamzah Tentang Jokowi…..!
Beritaterbaru.org – Kongres Nasional I Keluarga Alumni

Top